Saturday, 14 September 2013

JELLY GAMAT LUXOR

Jelly Gamat Luxor, dari Teripang Laut

jelly gamat Jelly Gamat Luxor Terbaik
Jelly gamat luxor terbuat dari species teripang laut. Jelly Gamat Luxor produk alami yang mampu mengobati berbagai keluhan penyakit kronis. Seperti dijelaskan sebelumnya jelly gamat luxor terbuat dari teripang laut. Jelly gamat luxor memiliki kandungan ekstrak teripang laut 34% dari spesies Stichopus hermanii. Berikut sedikit penjelasan teripang secara umum.

Teripang Sebagai bahan utama Jelly gamat luxor

Teripang merupakan hewan yang hidup di dasar laut, biasa dikenal sebagai gamat, Sea cucumber atau hoi som. Terdapat kurang lebih 1000 species gamat, namun yang dapat dijadikan bahan makanan tidak lebih dari 40 species saja.
Satu diantara Gamat yang dapat kita konsumsi dan memiliki nilai pengobatan tradisonal yang istimewa adalah gamat species Stichopus hermanii . Dan gamat inilah yang merupakan kandungan utama jelly gamat luxor.
Gamat mengandung protein, mineral, omega 3 dan Bio Active Element. Dalam sejarah tradisional China Gamat telah digunakan sejak lebih dari 1000 tahun yang lalu untuk membantu mengatasi keluhan seperti menyembuhkan luka, meredakan rasa sakit di persendian, memperlancar sirkulasi darah dan secara umum dikonsumsi sebagai hidangan spesial untuk menjaga kesehatan karena dinilai sebagai ginseng laut.
Demikian pula oleh masyarakat Malaysia di Pulau Langkawi, sejak ratusan tahun lalu telah menggunakan Gamat untuk pengobatan seperti radang sendi, astma, luka bakar, penyakit kulit dan sebagai minyak urut. Kini khasiat Gamat semakin luas dimana dapat membantu mengatasi masalah paru-paru, hipertensi, diabetes, dan juga bagi ibu bersalin yang mengalami pembedahan (caesar). Didukung dengan teknologi modern kini khasiat Gamat dapat anda peroleh dalam setiap botol Jelly Gamat Luxor.

Kandungan Jelly Gamat Luxor

  • Protein 86,8 %
  • 80% kolagen
  • Mucopolysacarida
  • Condroitin Sulfat dan Glukosamin
  • Omega 3
  • Mineral
  • Bio Active Element

Manfaat yang telah dirasakan oleh para konsumen Jelly gamat Luxor Terbaik antara lain membantu :

  • Mempercepat penutupan luka pada penderita Diabetes serta menghilangkan bau pada luka gangren
  • Meredakan gangguan sakit lambung
  • Meringankan sakit pada persendian / arthritis
  • Menghentikan pendarahan pada wasir
  • Mempercepat penyembuhan pasca operasi maupun bersalin
  • Memperbaiki tekstur kulit menjadi lebih licin dan kenyal
  • Menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida
  • Meringankan penderita asma

Jelly gamat luxor dapat membantu mengobati :

Jelly gamat luxor mengobati berbagai penyakit diantaranya: Asam Urat, Ayan / Epilepsi, Batu Ginjal, Demam Berdarah, Diabetes Melitus, Hepatitis B, Hepatitis C, Infeksi Saluran Kemih, Jerawat, Kista Ovarium, Maag Kronis, Mempercepat Sembuh Luka Bakar, Mioma Uteri, Penurun Darah Tinggi, Penurun Kolesterol Tinggi, Penyakit Asma, Penyakit Lupus, Penyakit Nyeri Sendi / Osteoartritis, Penyakit Tipes, Penyembuhan Luka Bedah Caesar, Radang Sendi, Radang Sinusitis, Radang Telinga, Sinusitis, Thalasemia, Tumor Lambung, Tumor Rahang, dll.

Friday, 13 September 2013

Thalassemia

Thalassemia adalah penyakit keturunan kelainan darah yang serimg terjadi terutama di daerah Sumatera Selatan Frequensi 10-12 %( Artinya bila ada 100 orang maka sekitar 10-12 orang di Sumatera Selatan adalah pembawa sifat Thalassemia beta), sedangkan untuk Indonesia adalah sekitar 3%.
1.Thalassemia α : Kekurangan atau tidak adanya sintesa Globin α.

 2.Thalassemia β: Kekurangan atau tidak adanya sintesa globin β.Pada Orang Normal maka Jumlah Globin α dan Globin β adalah Sama, sehingga kombinasi stoichiometrik membentuk tetramer hemoglobin yang benar

 Gambar dari Globin alpa dan Beta pada Hemoglobine


Thalassemia berasal dari bahasa Gerika yaitu Thalassa yang berarti Laut, karena kelainan ini frekuensi yang tertinggi terjadi pada individu yang tinggal di Laut Mediterinean ; Untuk Asia maka angka yang tertinggi adalah di Thailand dengan angka Frekuensi 30-40%. Biasanya pembawa sifat Thalassemia ini cukup tinggi didaerah Malaria, karena biasanya orang yang membawa sifat thalassemia maka mereka tidak ada kena Malaria. Parasit Malaria ( Plasmodium falcifarum) tidak suka masuk kedarah orang pembawa sifat Thalassemia, karena membran sel darah merahnya relatif lebih rapuh daripada membran sel darah merah normal.
Bila kedua orang tua membawa sifat menikah maka kemungkinan setiap anaknya adalah 25 % akan normal, 50% akan menjadi pembawa sifat Thalassemia, dan 25% akan menjadi Thalasemia Major.




Penderita Thalassemia beta Major yaitu bila di didiagnosa pada usia dibawah setahun atau memerlukan transfusi darah setiap bulan, malah ada yang memerlukan transfusi 2 kali sebulan, akibat sel darah merah normal yang biasanya berusia 120 hari, pada penderita Thalasemia major maka usia sel darah merah bisa sekitar 30 hari, sehingga penderita Thalasemia memerlukan transfusi seumur hidup, akibat sel darah merah yang usianya pendek maka terjadi penumpukan Zat besi(Hemosiderosis) sehingga ini meracuni organ tubuh, bila tidak diikat /dikeluarkan dengan "Chelating
Agent" desferioxamine , selain itu akibat pembentukan darah yang begitu cepat sehingga tulang mukanya agak lebar yang dikenal dengan " Facies Cooley"; Juga terjadi pembesaran hati & limpa.
Pembawa sifat Thalassemia beta biasanya tidak ada gejala, hanya kalau diperiksa darah maka ditemukan sedikit kurang darah, mirip Anemia kekurangan zat besi tapi bila diperiksa maka depo zat besi (Ferritin) ditubuh cukup. Untuk kepastian maka biasanya diperiksa dengan cara " Hb Electrophoresis", keuntungannya bahwa orang ini tidak kena malaria. Kerugianya bila pembawa sifat menikah dengan pembawa sifat maka anaknya 25% kemungkinan akan menjadi Thalassemia beta Major.




Bagi Thalassemia Alpa, pembawa sifat ( Silent Carrier) juga tidak ada ada gejala selain sedikit kadar Hb turun. Tapi kembali kalau pembawa sifat kawin sama pembawa sifat maka bayi yang dikandung biasanya mati dalam Kandungan bila tidak ada sama sekali Globin alpa ( Hb Barts),; selain itu bila 3 gena alpa hilang dikenal dengan Hb H, maka inipun memerlukan transfusi dan biasanya anak ini meninggal dalam usia muda.
Anjuran bagi orang yang mau menikah untuk memeriksakan darah agar mengetahui apakah ada penyakit keturunan, Bila kedua orang yang membawa sifat mau menikah maka dianjurkan tidak punya anak atau kalau punya anak akan membawa resiko mempunyai anak dengan Thalassemia major yang seumur hidup perlu transfusi atau anak mati dalam kandungan.

(By: Dr. Liniyanti D. Oswari, MSc., KADnet)